Tips Mencetak ID Card

on Selasa, 15 Mei 2012
ID Card (Kartu Identitas) yang saya maksud bukanlah seperti kartu ATM atau yang biasa pake sistem magnetik itu.  ID Card disini misalnya dipake untuk: Identitas Siswa/Mahasiswa, Kartu Parkir, Kartu Diskon dan sebagainya, dimana kesemuanya dilakukan/ dicetak memakai printer yang biasa dipakai untuk print foto / printer Ink Jet System.
Mencetak ID Card tidaklah terlalu sulit. Peralatan yang diperlukan diantaranya: (1) Komputer -tentu donk-. (2).Printer, (3).Mesin Press Heater, (4).Mesin potong ID Card. (5).Bahan ID Card (PVC)
Teknis membuatnya:
1. Buat desain (biasanya di CorelDraw), dengan ukuran jadi 8.5cm x 5.5cm, berarti ukuran desain harus dilebihkan sedikit (kira2 tiap sisinya 3mm -untuk area potong-). Bila ID Card dibuat lebih dari satu, maka duplikasikan dulu desain yang sudah dibuat tsb. (Corel: Pilih menu Arrange, Transformation, Skew – setelah muncul menu di sebelah kanan layar, pilih icon Position (kiri), lalu pilih ke arah mana akan diduplikasi, pilih Apply to Duplicate). Satu lembar PVC maksimal akan terbuat 10 pcs ID Card.
2. Print. Setelah selesai dibuat, lakukan print (seperti melakukan print biasanya). Pada saat di Print Preview, pilih opsi Mirror -simbolnya h huruf ‘E’-)
setelah dimirror:

3. Setelah dua bagian tercetak (bagian depan dan belakang), bagian tengah PVC lepaskan lapisan plastiknya.
4. Satukan ketiga bagian PVC tsb (bag:transfaran depan dan belakang, dan bag tengah -putih-) dengan hati2 dan tepat posisinya.
5. Rapatkan, dan siap dimasukkan ke mesin press heater dengan temperatur 120 – 150 derajat Celcius
6. Siap dipotong
7. Udah

membuat desain ID card menggunakan corel draw


Hai...
Ingin membuat ID card sesuai keinginan anda?
silahkan langsung saja mengikuti langkah2 berikut ini...

Buka program CorelDraw versi berapapun (recomendasi versi 12 keatas).
Buat persegi panjang dari rectangle tool (F6) berukuran 5x8cm (ukuran standart ID card).

Supaya terlihat tidak kaku, buatlah sudut-sudut rectangle itu melengkung. Caranya yaitu klik rectangle kemudian pilih shape tool (F10). Pilih salah satu sudut rectangle tahan klik dan geser hingga membentuk sudut lengkung yang anda inginkan.

Selanjutnya kasih warna sesuai keinginan. ID card itu menunjukkan sebuah identitas, jadi unsur didalamnya ada nama, foto, alamat, nomor telepon bila perlu. Atau jika ID card sebuah lembaga, maka ditambah nama lembaga tsb. disini saya akan memasukkan semua unsur-unsur itu. pertama masukkan foto, caranya pada menu bar pilih file>import atau cara cepatnya klik kanan diluar objek lalu pilih import. pilih foto yang anda kehendaki > import.

Berikutnya adalah membuat tulisan yang akan dibenamkan pada ID card. Caranya yaitu gunakan text tool pada tool box atau tekan (F8), klik pada workspace kemudian
ketikkan semua kata yang akan disematkan pada ID card.

Setelah mengetikkan semuanya, kembalikan kursor dalam keadaan normal, yaitu dengan menekan space/sepasi. berikutnya kita atur jenis font, ukuran, dan warna textnya. Klik textnya, pada menu bar pilih arrange>break artistic text atau ctrl+k, maka text akan terpisah per entri sehingga memudahkan anda untuk mengatur font per bagian. Nah,sekarang atur deh jenis, ukuran, dan warna font pada property bar.
 
Langkah selanjutnya yaitu mengatur letak semua komponen tersebut dalam ID card atau disebut dengan layout. Anda tinggal menggeser-geser komponen tersebut ke tempatnya sesuai keinginan anda. Bila anda menginginkan kepresisian dalam pengaturannya, misalnya membuat tulisannya pas ditengah-tengah ID card maka anda bisa menggunakan cara ini. Klik font yang akan diluruskan dengan kotak ID card, kemudian tekan dan tahan shift terus klik kotak ID cardnya, lakukan cara ini pada menu bar arrange>align and distribute>align centers vertically atau cara cepatnya setelah anda menyeleksi 2 object kemudian takan C, beres. Atur yang laennya juga.

Selesai sudah. Mudah bukan dan cepat, seperti ini hasilnya.

on Minggu, 15 April 2012
Teknologi Informasi Komunikasi
Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini. Bahkan, saat ini program ini merupakan program spreadsheet paling banyak digunakan oleh banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows maupun platform Macintosh berbasis Mac OS, semenjak versi 5.0 diterbitkan pada tahun 1993. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System, dan versi terakhir adalah versi Microsoft Office Excel 2010 yang diintegrasikan di dalam paket Microsoft Office System 2010 .
Sebelum mencoba Microsoft Excel 2010, sebaiknya kita harus mengenal menu dan ikon-ikon yang ada di aplikasi tersebut. Penguasaan menu atau paling tidak mengenal menu yang ada akan memudahkan setelah berada dilingkup pekerjaan yang sedang ditangani, dapat memudahkan pada saat bekerja dengan pengolah angka dan data berbasis Windows Vista atau Windows 2007 atau Windows Server 2008.
Seperti aplikasi berbasis Windows pada umumnya penguasaan menu dan ikon-ikon akan membantu ketika sudah berhubungan dengan jendela-jendela yang disediakannya. Sebagai contoh, kita sedang menulis artikel kemudian untuk menyimpannya kita tekan ikon Save.
Walaupun ketika menyimpan file melalui Menu Pulldown hasilnya sama saja, namun saya mencatat beberapa detik lebih lama dibandingkan dengan menggunakan ikon di Toolbar.
Kita selalu menggunakan ikon di Toolbar untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Tak peduli program apa yang dipakai.
Menu-menu yang disediakan Microsoft Excel 2010 pada prinsipnya hampir sama seperti Microsoft Excel versi sebelumnya. Hanya dengan Microsoft Excel 2010 akan terlihat perbedaan di mana setiap Menu Pulldown juga tersedia ikon-ikon yang sama seperti di Toolbar. Bahkan banyak fitur baru seperti fasilitas pencarian, Task Pane Smart Tag dan lain-lain. Selain itu juga tersedia fasilitas perhitungan yang secara otomatis dapat membantu mempercepat pekerjaan, seperti AutoSUM, Average, Min, Max dan sebagainya yang bisa digunakan secara otomatis hanya dengan menekan tombol yang ada di Toolbar.
Microsoft Excel adalah merupakan salah satu software pengolah angka yang paling user friendly jika dibandingkan dengan software pengolah angka yang lain. Dalam kehidupan sehari-hari di sekolah atapun di kantor, pengolah kata Microsoft Excel paling banyak digunakan dalam penghitungan, pengolahan data di perbankan dan perkantoran.
Tampilan Microsoft Excel itu, beserta beberapa istilah-istilah umum yang akan digunakan



1.      Row Heading
Row Heading (Kepala garis), adalah penunjuk lokasi baris pada lembar kerja yang aktif. Row Heading juga berfungsi sebagai salah satu bagian dari penunjuk sel (akan dibahas setelah ini). Jumlah baris yang disediakan oleh Microsoft Excel adalah 65.536 baris.

2.      Column Heading
Column Heading (Kepala kolom), adalah penunjuk lokasi kolom pada lembar kerja yang aktif. Sama halnya dengan Row Heading, Column Heading juga berfungsi sebagai salah satu bagian dari penunjuk sel (akan dibahas setelah ini). Kolom di simbol dengan abjad A – Z dan gabungannya. Setelah kolom Z, kita akan menjumpai kolom AA, AB s/d AZ lalu kolom BA, BB s/d BZ begitu seterus sampai kolom terakhir yaitu IV (berjumlah 256 kolom). Sungguh suatu lembar kerja yang sangat besar, bukan. (65.536 baris dengan 256 kolom).
3.      Cell Pointer
Cell Pointer (penunjuk sel), adalah penunjuk sel yang aktif. Sel adalah perpotongan antara kolom dengan baris. Sel diberi nama menurut posisi kolom dan baris. Contoh. Sel A1 berarti perpotongan antara kolom A dengan baris 1.
4.      Formula Bar
Formula Bar, adalah tempat kita untuk mengetikkan rumus-rumus yang akan kita gunakan nantinya. Dalam Microsoft Excel pengetikkan rumus harus diawali dengan tanda ‘=’ . Misalnya kita ingin menjumlahkan nilai yang terdapat pada sel A1 dengan B1, maka pada formula bar dapat diketikkan =A1+B1 .
5.      Control Menu
Control menu dalam Excel 2010 ada dua, yaitu di jendela Excel 2010 dan di jendela Document. Beberapa pilihan yang ada di Control Menu Microsoft Excel 2010 antara lain dapat digunakan untuk menutup Microsoft Excel 2010 atau mengakhiri Excel 2010 seperti Minimize, Maximize, Restore dan lain-lain. Sedangkan Control Menu Document dapat digunakan untuk menutup Document, Minimize, Maximize, Restore dan lain-lain.
Manfaat lain dari Control Menu ini adalah jika Anda sedang bekerja dengan beberapa aplikasi. Untuk pindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain Anda dapat memanfaatkan Control Menu dengan memilih Minimize. Sehingga program lain yang sedang aktif masih tetap kelihatan.